Selasa, 2009 Juli 14

Sayah Ndak Mau Lagi Sama Situ !!

Jikalo sayah berusaha mengakhirinya sebaik sayah dulu memulainya, mbok ya ndak bole kamu artikeun sayah ingin memulainya lagi dari awal. Begituh. Tolong direnungkan dan diresapi. Lepas itu jangan keseringan sms sayah lagi,sekedar nanyain apa sudah makan siang, pagi, sore, malam, ato bilang kamu ndak bisa tidur, ndak bisa makan, ndak bisa mandi. Sayah mau cari gebetan baru wkwkwkwkwk...


Barusan saya mposting kalimat diatas kedalam status FB saya (iya saya, ndak pake gw. Hari ini saya lagi pengen pake saya. Ndak apa-apa tho? Lha wong blog yang punya saya *nyebelin.com*).
Bener saya pengen nyari gebetan baru. Ndak mau lagi sama situ. Situ yang sok kecakepan, situ yang sok flirting-flirtingan sama cewe laen padahal bilangnya sayang sama saya. Situ yang selalu minta dismsin dan dipanggil duluan kalo lagi online.
Dulu waktu saya ndak mau, situ ngejar. Sekarang saya agak-agak mau situ sok ndak mau. Pokoke saya ndak ngerti maunya situ itu apa. Saya ndak bisa maen tarik ulur kayak layangan. Kalo mau ya mau, kalo ndak ya ndak, jangan maunya yang ndak-ndak.

Jadi sekarang saya putuskeun, saya ndak mau lagi jalan sama situ.
Ya sudah, cukup sekian dan terima kasih.





NB : Postingan ini merupakan curhatan doble sekaligus pembalasan dendam buat blogger tetangga sebelah *hayoo ngaku situ juga begitu kan?*gelakgulinggelakguling

Kamis, 2009 Juli 09

Dear, saya lelah.

Duduklah di samping saya hari ini dan dengarkanlah barang sejenak saya berkeluh kesah. Bolehkan?
Jangan. Jangan duduk berhadapan dengan saya, karena kamu tau, saya paling benci menatap mata seseorang ketika saya bercerita, seperti ditelanjangi. Hehe ibu saya paling benci pemilihan kata ini, katanya seharusnya seorang anak perempuan tidak pantas mengeluarkan kata seperti ini. Lalu apa karena laki-laki menjadikannya pantas untuk bicara? Well terserahlah, saya sedang tidak mood membicarakan jurang diskriminasi antar gender yang selalu saya tentang. Tidak hari ini.

Hari ini saya hanya memintamu duduk bersama saya, dengan secangkir cokelat panas mengepul dimalam yang semakin pekat. Karena malam ini hati saya sedang gundah, bintang yang berkedip tak mampu mengalihkan perhatian saya dari masalah yang bergulung tebal seperti ombak, yang semakin mendekat semakin besar kelihatannya.
Dear, saya lelah. Lelah hidup seperti berlari, berlomba dengan tanggung jawab yang semakin lama terasa semakin berat. Saya baru 20 dan punya banyak mimpi layaknya seseorang yang berumur 20. Bisakah?

Oke, saya tau kamu akan tersenyum mengejek dan mulai mengatakan saya terlalu banyak mengeluh, saya tidak mengerti caranya bersyukur kepada sang Pencipta. Tapi saya bukannya mau mengeluh. Saya hanya lelah. Ijinkan saya sejenak berhenti berlomba dengan dunia dan biarkan saya berdamai dengan diri saya sendiri malam ini. Ijinkan saya marah dan berteriak kepada mereka yang dengan seenaknya melepaskan tanggung jawab mereka dan memaksa saya untuk memikulnya. Ijinkan saya malam ini untuk melepaskan semua tanggung jawab saya malam ini.

Dear.....saya lelah.

Senin, 2009 Juni 29

When you love someone...

Say it.
Right Then.
Out loud
or the moment just pass you by
and the only thing left is just regret and you.
far away behind



PS : i'm sorry